Anti Semitis Dan Keragaman Interpretasi Makna Yahudi Dalam Al Qur‘an
Kata Kunci:
Al-Qur’an, Anti Semitis, Keragaman Interpretasi, Yahudi, TafsirAbstrak
Keragaman interpretasi makna dalam Al-Qur’an merupakan konsekuensi linguistik dari karakter bahasa Arab yang bersifat polisemik, kontekstual, dan berlapis secara semantik. Penelitian ini mengkaji problem kebahasaan yang muncul dalam penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan Yahudi, khususnya dalam kaitannya dengan potensi lahirnya sikap anti semitis akibat penyempitan atau generalisasi makna. Melalui metode studi pustaka terhadap jurnal nasional lima tahun terakhir, penelitian ini menemukan bahwa perbedaan penggunaan istilah seperti al-Yahūd, Banī Isrā’īl, dan al-ladzīna hādū memiliki implikasi penting terhadap pemahaman teologis dan historis pembaca kontemporer. Ketidaktepatan dalam memahami variasi makna istilah tersebut berpotensi menimbulkan bias penafsiran, termasuk kecenderungan stereotip dan penilaian normatif yang tidak proporsional terhadap komunitas Yahudi. Hasil kajian menunjukkan bahwa problem anti semitis dalam interpretasi ayat-ayat terkait Yahudi sering dipengaruhi oleh ambiguitas leksikal, keterbatasan pemahaman konteks sejarah pewahyuan, serta perbedaan paradigma antara tafsir klasik dan tafsir kontemporer. Oleh karena itu, pendekatan linguistik yang cermat dan pembacaan historis yang komprehensif menjadi prasyarat penting untuk menghasilkan pemahaman Al-Qur’an yang adil, kontekstual, dan bebas dari bias penafsiran.
Referensi
Abdul Karim, D. A. K., Nurcahyati, N., & Sholeh, R. (2021). Yahudi dalam Al-Qur’an: Analisis tematik Imam Ibnu Katsir. Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 1(2). https://doi.org/10.57163/almuhafidz.v1i2.23
Abdul-Raof, H. (2023). Qur’anic semantics: Corpus and lexical behavior. Routledge.
Al-Fahrizal, A., et al. (2025). Relasi linguistik teologis Al-Qur’an dengan bahasa Ibrani dan Aram. El-Suffah, 2(2). https://doi.org/10.70742/suffah.v2i2.369
Arsyad, A. (2024). Teknik interpretasi linguistik dalam penafsiran Al-Qur’an. Journal Tafsere, 4(2). https://doi.org/10.24252/jt.v4i2.2770
Bakrin, R., & Hilalludin, H. (2025). Pengaruh media sosial TikTok terhadap perkembangan kosakata bahasa Indonesia pada generasi alfa. BEGIBUNG: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3(2), 7-19.
Cambridge University Press. (2021). Interreligious studies: Antisemitism and Islamophobia. Cambridge University Press.
Decoding antisemitism in European online discourses. (2025). Acta Politica. https://doi.org/10.1515/actap-2025-2001
El-Hussari, I. A. (2025). Allegorical language in the Holy Qur’an: A semiotic interpretation. Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education, 3(2). https://doi.org/10.31538/tijie.v3i2.132
Fajriansyah, R., & Hilalludin, H. (2025). Merajut Masa Depan Umat: Pengembangan Pendidikan Islam.
Firestone, R. (2020). Is the Qur’an “antisemitic”? In Islam and Judaism: Polemics, theology, and scripture. Brill. https://doi.org/10.1515/9783110671773-007
Hamdan, A., Mahmudi, Z., & Muhammad, M. (2023). Anti-Semitism pada penafsiran M. Quraish Shihab. Al-Quds: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Hadis, 7(1). https://doi.org/10.29240/alquds.v7i1.5331
Hidayat, M. F., Hilalludin, H., & Haironi, A. (2024). Implementasi Nilai Solidaritas pada Mahasiswa Semester 6 Prodi Pendidikan Bahasa Arab Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta. Student Scientific Creativity Journal, 2(4), 222-228.
HILALLUDIN, H. (2025). Upaya Guru Pai Dalam Membentuk Self Control Siswa Kelas XII Salafiyah Ulya Islamic Center Bin Baz Yogyakarta Tahun Ajaran 2024/2025 (Doctoral dissertation, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta).
Hilalludin, H., & Nisa, L. A. Z. (2025). Implementation of Anti-Usury Practices in Islamic Finance: A Case Study at PT. Kredit Tanpa Usury (KRTABA) East Lombok: Penerapan Praktik Anti Riba Dalam Keuangan Islam: Studi Kasus Di PT. Kredit Tanpa Riba (KRTABA) Lombok Timur. Journal of Islamic Economics, 2(1), 8-17.
Marcus, K. L. (2015). The definition of anti-Semitism. Oxford University Press.
Rahman, N. (2018). Konsep Yahudi dalam Al-Qur’an: Aplikasi teori kontekstual Abdullah Saeed. Rausyan Fikr, 14(1). https://doi.org/10.24239/rsy.v14i1.325
Ramadani, B. R., et al. (2024). Anthropomorphism in Qur’anic depictions of Jews. Al-Dzikra, 16(2). https://doi.org/10.24042/al-dzikra.v16i2.13898
Rohmah, K., & Mildasari, D. A. (2020). Autentikasi Israiliyyat dalam tafsir Al-Qur’an. Al-Itqan: Jurnal Studi Al-Qur’an, 8(2). https://doi.org/10.47454/alitqan.v8i2.810
Saleh, S. Z., Asnawi, A. R., & Hilda, N. A. (2024). Intertextuality in Qur’anic studies. Al-Quds: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Hadis, 8(2). https://doi.org/10.29240/alquds.v8i2.8603
Yudantia, D. M., Asnawi, A. R., Hadi, A., & Rohman, A. (2024). Semitic rhetorical analysis in Qur’anic discourse. Al-Quds: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Hadis, 8(2). https://doi.org/10.29240/alquds.v8i2.8167
