Tujuan Pendidikan Islam Dalam Perspektif Ketakwaan Dan Keikhlasan: Studi Tafsir Tematik Qs. Ali Imran 102
Kata Kunci:
Pendidikan Islam, Ketakwaan, Keikhlasan, QS. Ali Imran 102, Tafsir TematikAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ketakwaan dan keikhlasan sebagai tujuan utama dalam pendidikan Islam berdasarkan kajian tafsir tematik terhadap QS. Ali Imran ayat 102. Ayat ini secara tegas menekankan perintah kepada orang-orang beriman agar bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa, yang menunjukkan bahwa ketakwaan merupakan fondasi utama dalam membangun kehidupan individu maupun sosial seorang Muslim. Ketakwaan tidak hanya dipahami sebagai kepatuhan ritual, tetapi juga mencakup dimensi moral, spiritual, dan etis yang membentuk kepribadian manusia secara utuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), dengan menelaah dan menganalisis berbagai sumber primer dan sekunder. Sumber utama meliputi kitab-kitab tafsir klasik seperti Tafsir As-Sa’di dan Tafsir Ibn Katsir, serta didukung oleh karya-karya kontemporer yang membahas pendidikan Islam dan tujuan pembinaannya. Pendekatan tafsir tematik digunakan untuk menggali makna ketakwaan secara komprehensif dan mengaitkannya dengan konsep keikhlasan dalam konteks pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketakwaan dan keikhlasan merupakan dua aspek fundamental yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan dari tujuan pendidikan Islam. Ketakwaan berfungsi sebagai landasan pembentukan karakter, arah hidup, dan kesadaran spiritual yang selaras dengan kehendak Ilahi. Sementara itu, keikhlasan berperan sebagai motivasi internal yang murni dalam proses belajar, pengamalan ilmu, dan pengabdian kepada Allah. Dalam konteks pendidikan modern, nilai-nilai ketakwaan dan keikhlasan memiliki relevansi yang signifikan untuk merespons krisis moral dan degradasi spiritual yang dihadapi peserta didik. Dengan demikian, pendidikan Islam diharapkan mampu melahirkan insan kamil, yaitu manusia yang tidak hanya berilmu, tetapi juga bertakwa dan berakhlak ikhlas dalam menjalankan amanah kehidupannya.