Proses Peninjauan Sejawat
An-Nuriyah: Journal of Islamic Technology and Informatics Education
[e-ISSN: 3123-6170] menerapkan sistem Open Peer Review sebagai bagian dari komitmen jurnal dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, objektivitas, dan integritas akademik dalam proses publikasi ilmiah.
Sistem peninjauan ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap naskah yang diterbitkan memiliki kebaruan, kualitas metodologis, ketepatan analisis, kontribusi ilmiah, serta relevansi terhadap perkembangan teknologi, informatika, komunikasi digital, dan Pendidikan Islam.
Setiap naskah yang memenuhi persyaratan awal akan ditelaah oleh sekurang-kurangnya dua reviewer yang memiliki kompetensi sesuai bidang kajian artikel. Proses review dilakukan secara profesional, objektif, konstruktif, dan berlandaskan prinsip-prinsip etika publikasi ilmiah.
Prinsip Open Peer Review
Pelaksanaan Open Peer Review di An-Nuriyah berpedoman pada prinsip-prinsip berikut:
-
Transparansi Identitas Reviewer
Identitas reviewer dapat diketahui oleh penulis sebagai bentuk keterbukaan dan akuntabilitas dalam proses evaluasi ilmiah. -
Keterbukaan Laporan Review
Laporan, komentar, dan rekomendasi reviewer dapat dipublikasikan bersama artikel yang telah diterbitkan. Keterbukaan ini memungkinkan pembaca memahami proses evaluasi dan penyempurnaan artikel. -
Komunikasi dan Dialog Akademik
Penulis dan reviewer dapat berkomunikasi melalui mekanisme editorial yang disediakan untuk memberikan klarifikasi, menyampaikan argumentasi ilmiah, serta meningkatkan kualitas naskah. -
Pengakuan terhadap Reviewer
Reviewer dapat memilih untuk mencantumkan identitasnya pada laporan review dan memperoleh pengakuan atas kontribusinya dalam menjaga mutu publikasi ilmiah. -
Objektivitas dan Independensi
Reviewer memberikan penilaian berdasarkan substansi ilmiah, metodologi, kebaruan, kualitas data, analisis, dan kontribusi penelitian tanpa dipengaruhi oleh identitas, afiliasi, latar belakang, atau karakteristik pribadi penulis. -
Etika dan Integritas Publikasi
Seluruh pihak yang terlibat wajib menjaga kerahasiaan, menghindari konflik kepentingan, menghormati pendapat akademik, serta menjunjung tinggi integritas dan profesionalitas selama proses review.
Karakteristik Peer Review Terbuka An-Nuriyah
Untuk mendukung proses publikasi yang transparan dan berorientasi pada mutu, An-Nuriyah menerapkan karakteristik berikut:
-
Identitas reviewer dapat disampaikan kepada penulis.
-
Setiap naskah ditelaah oleh sekurang-kurangnya dua reviewer yang kompeten.
-
Reviewer memberikan penilaian berdasarkan standar akademik dan kepakaran bidang terkait.
-
Laporan review dapat dibuka bersama artikel yang telah diterbitkan.
-
Penulis diberikan kesempatan memberikan tanggapan dan melakukan revisi.
-
Reviewer dapat memperoleh pengakuan atas kontribusinya.
-
Proses review dilakukan secara objektif, konstruktif, profesional, dan bebas dari diskriminasi.
-
Keputusan editorial didasarkan pada kualitas naskah, hasil review, dan kualitas revisi.
Tahapan Proses Peer Review
An-Nuriyah menerapkan tahapan peninjauan sejawat yang sistematis untuk memastikan setiap naskah diproses secara adil, objektif, dan bertanggung jawab.
1. Submission dan Pemeriksaan Teknis
Naskah yang dikirim melalui sistem online submission akan diperiksa oleh tim editorial untuk memastikan kelengkapan dokumen, kesesuaian format, struktur artikel, gaya sitasi, kualitas referensi, serta kepatuhan terhadap pedoman penulisan dan etika publikasi.
2. Pemeriksaan Orisinalitas
Setiap naskah akan menjalani pemeriksaan kemiripan (similarity check) menggunakan Turnitin. Tahap ini bertujuan mengidentifikasi potensi plagiarisme, duplikasi publikasi, self-plagiarism yang tidak semestinya, serta penggunaan sumber tanpa atribusi yang tepat.
3. Editorial Screening
Editor melakukan penilaian awal terhadap kesesuaian naskah dengan Focus and Scope An-Nuriyah, kebaruan topik, kejelasan tujuan penelitian, kualitas akademik, relevansi kajian pustaka, kelayakan metodologi, serta kontribusi terhadap teknologi, informatika, komunikasi, dan Pendidikan Islam.
Naskah yang tidak sesuai dengan fokus jurnal atau tidak memenuhi standar akademik minimum dapat ditolak pada tahap awal (desk rejection).
4. Penunjukan Editor
Naskah yang lolos pemeriksaan awal akan ditugaskan kepada editor yang memiliki kompetensi sesuai bidang kajian artikel. Editor bertanggung jawab mengoordinasikan proses review, komunikasi editorial, revisi, dan pengambilan keputusan akhir.
5. Pemilihan Reviewer
Editor menunjuk sekurang-kurangnya dua reviewer yang memiliki kepakaran sesuai dengan bidang naskah, seperti teknologi pendidikan, informatika, sistem informasi, kecerdasan buatan, komunikasi digital, media pembelajaran, Pendidikan Islam, atau bidang terkait lainnya.
Pemilihan reviewer mempertimbangkan kompetensi akademik, pengalaman publikasi, kepakaran bidang, independensi, dan potensi konflik kepentingan.
6. Proses Review
Reviewer melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap aspek-aspek berikut:
-
kebaruan dan orisinalitas penelitian;
-
relevansi artikel dengan fokus dan ruang lingkup jurnal;
-
kejelasan rumusan masalah dan tujuan penelitian;
-
kekuatan landasan teori dan kajian literatur;
-
ketepatan desain dan metode penelitian;
-
kualitas dan validitas data;
-
ketepatan analisis dan interpretasi;
-
kualitas teknologi, sistem, aplikasi, media, atau inovasi yang dikembangkan;
-
relevansi dan efektivitas penerapan teknologi dalam pendidikan;
-
aspek komunikasi dan interaksi digital apabila relevan;
-
keamanan, etika, privasi, dan tanggung jawab penggunaan teknologi;
-
integrasi nilai-nilai Pendidikan Islam;
-
kontribusi teoretis dan praktis;
-
kualitas dan kemutakhiran referensi; serta
-
kejelasan penyajian artikel secara keseluruhan.
Reviewer memberikan komentar, rekomendasi, dan saran perbaikan secara konstruktif untuk membantu penulis meningkatkan kualitas naskah.
7. Revisi oleh Penulis
Penulis diberikan kesempatan untuk memperbaiki naskah berdasarkan komentar reviewer dan editor. Setiap revisi harus dilakukan secara bertanggung jawab dan, apabila diperlukan, disertai tanggapan terhadap komentar reviewer.
Naskah hasil revisi dapat dikembalikan kepada reviewer untuk evaluasi lanjutan apabila editor menilai hal tersebut diperlukan.
8. Keputusan Editorial
Berdasarkan hasil review dan kualitas revisi, editor menetapkan keputusan akhir dengan kemungkinan:
-
Accept — naskah diterima dan dapat diproses untuk publikasi.
-
Minor Revision — naskah memerlukan perbaikan kecil sebelum diterbitkan.
-
Major Revision — naskah memerlukan perbaikan substansial dan dapat menjalani review lanjutan.
-
Resubmit for Review — naskah belum dapat diterima, tetapi masih dapat dipertimbangkan kembali setelah dilakukan perbaikan mendasar.
-
Reject — naskah tidak memenuhi standar ilmiah atau tidak sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal.
Keputusan akhir merupakan kewenangan editor dengan mempertimbangkan keseluruhan proses editorial dan tidak semata-mata didasarkan pada satu rekomendasi reviewer.
9. Copyediting, Proofreading, dan Layout
Naskah yang telah dinyatakan diterima akan melalui tahap copyediting, proofreading, dan layout untuk memastikan ketepatan bahasa, konsistensi sitasi dan referensi, kualitas tabel atau gambar, serta kesesuaian format publikasi.
10. In-Press dan Publikasi
Artikel yang telah dinyatakan accepted dan menyelesaikan proses editorial dapat ditampilkan terlebih dahulu pada rubrik In-Press. Selanjutnya, artikel diterbitkan secara resmi pada edisi reguler An-Nuriyah sesuai jadwal penerbitan jurnal.
Kebijakan Plagiarisme dan Orisinalitas
An-Nuriyah: Journal of Islamic Technology and Informatics Education berkomitmen menjaga orisinalitas, integritas, dan etika akademik dalam seluruh proses publikasi.
Seluruh naskah yang masuk akan menjalani pemeriksaan kemiripan (similarity check) menggunakan Turnitin sebelum atau selama proses peer review. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi plagiarisme, duplikasi publikasi, self-plagiarism yang tidak semestinya, serta penggunaan gagasan atau sumber tanpa atribusi yang sesuai.
Penulis bertanggung jawab penuh atas keaslian dan orisinalitas naskah, termasuk data, metode, kode atau perangkat lunak yang digunakan, analisis, gambar, tabel, kutipan, dan referensi. Setiap bentuk plagiarisme, fabrikasi data, falsifikasi data, manipulasi sitasi, maupun pelanggaran integritas akademik lainnya tidak dapat ditoleransi.
Hasil similarity check tidak semata-mata dinilai berdasarkan persentase kemiripan, tetapi juga berdasarkan konteks, sumber kemiripan, dan bagian naskah yang teridentifikasi. Editor berhak meminta perbaikan atau klarifikasi apabila ditemukan kemiripan yang berpotensi melanggar etika akademik.
Apabila ditemukan indikasi pelanggaran etika publikasi, editor dapat meminta klarifikasi kepada penulis dan mengambil tindakan yang sesuai dengan tingkat pelanggaran, termasuk meminta perbaikan, menghentikan proses editorial, menolak naskah, atau melakukan tindakan pascapublikasi apabila pelanggaran ditemukan setelah artikel diterbitkan.
Melalui kebijakan ini, An-Nuriyah berupaya memastikan bahwa setiap artikel yang diterbitkan memenuhi standar orisinalitas, transparansi, integritas, dan tanggung jawab ilmiah, serta memberikan kontribusi yang bermakna bagi perkembangan teknologi, informatika, komunikasi digital, inovasi pembelajaran, dan Pendidikan Islam.

