Pendekatan Emansipatoris Jurgen Hubermas Dalam Pengembangan Teori Dan Praktik Keilmuan Pendidikan
Keywords:
Pendekatan Emansipatoris, Jürgen Habermas, Tindakan Komunikatif, Pendidikan Kritis, Pembelajaran DialogisAbstract
Pendekatan emansipatoris yang dikemukakan oleh Jürgen Habermas menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai proses pembebasan manusia dari berbagai bentuk dominasi melalui refleksi kritis dan komunikasi yang rasional. Pendekatan ini relevan dalam dunia pendidikan karena membantu peserta didik mengembangkan kemampuan berpikir mandiri, kritis, serta memahami realitas sosial secara lebih objektif dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep pendekatan emansipatoris Habermas dalam pendidikan, mengkaji peran pemikirannya dalam pengembangan teori dan metode pendidikan yang bersifat kritis-dialogis, serta mengidentifikasi penerapan prinsip-prinsip emansipatoris dalam pembelajaran di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, melalui analisis terhadap karya-karya Jürgen Habermas dan berbagai literatur pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan emansipatoris Habermas memberikan landasan teoretis yang kuat bagi pengembangan paradigma pendidikan kritis, di mana proses pembelajaran dipahami sebagai komunikasi yang setara dan bebas dari dominasi. Dalam kerangka tindakan komunikatif, guru dan peserta didik diposisikan sebagai subjek yang sama-sama aktif dalam proses dialog, penilaian argumen, dan pencarian pemahaman bersama. Penerapan prinsip emansipatoris dalam pembelajaran tampak melalui penggunaan metode diskusi, kerja sama, pembelajaran berbasis masalah, serta peran guru sebagai fasilitator dan intelektual transformatif. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan emansipatoris Habermas mampu mengarahkan pendidikan menjadi proses yang demokratis, partisipatif, dan reflektif, sehingga berfungsi sebagai sarana pemberdayaan dan pembebasan peserta didik.
