Pengaruh Penerapan Prinsip SOLID Dan Design Patterns Terhadap Maintainability Kode Sumber Perangkat Lunak
Kata Kunci:
SOLID Principle, Design Patterns, Maintainability, Refactoring, Kualitas Perangkat LunakAbstrak
Maintainability merupakan salah satu atribut kualitas perangkat lunak yang sangat penting, terutama dalam pengembangan sistem berskala menengah hingga besar. Kode sumber yang sulit dipelihara akan meningkatkan biaya pengembangan, memperlambat proses perbaikan, serta menyulitkan pengembangan fitur baru. Permasalahan ini umumnya disebabkan oleh struktur kode yang kompleks, tingkat ketergantungan antar modul yang tinggi, serta desain perangkat lunak yang tidak terorganisasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan prinsip SOLID dan design patterns terhadap maintainability kode sumber perangkat lunak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus pada kode sumber perangkat lunak yang mengalami proses refactoring. Analisis dilakukan dengan membandingkan kondisi kode sebelum dan sesudah penerapan prinsip SOLID serta design patterns seperti Factory dan Strategy, dengan fokus pada aspek keterbacaan, modularitas, fleksibilitas, dan kemudahan pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip SOLID mampu menurunkan kompleksitas desain dan meningkatkan pemisahan tanggung jawab kelas, sementara design patterns berkontribusi dalam meningkatkan fleksibilitas dan kemudahan pengembangan lanjutan. Meskipun terjadi peningkatan jumlah kelas dan abstraksi, kualitas desain kode secara keseluruhan mengalami peningkatan yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa maintainability lebih ditentukan oleh kualitas desain daripada kuantitas baris kode. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bahwa penerapan prinsip SOLID dan design patterns secara konsisten dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan maintainability perangkat lunak.