Peran Teknologi Dalam Mendukung Aspek Psikologis Dan Sosial Pembelajaran Bahasa Arab
Kata Kunci:
pembelajaran bahasa Arab, teknologi pendidikan, aspek psikologis, aspek sosial, era digitalAbstrak
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran bahasa Arab. Bahasa Arab tidak hanya diposisikan sebagai alat komunikasi linguistik, tetapi juga sebagai sarana penguatan nilai religius, psikologis, dan sosial peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran teknologi dalam mendukung aspek psikologis dan sosial pembelajaran bahasa Arab di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan dan analisis konseptual terhadap teori psikologi pendidikan, sosiolinguistik, dan teknologi pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi berkontribusi positif terhadap aspek psikologis peserta didik, seperti peningkatan motivasi belajar, minat, kepercayaan diri, serta penurunan kecemasan berbahasa (language anxiety). Pemanfaatan media digital, aplikasi pembelajaran, dan sistem berbasis kecerdasan buatan menciptakan lingkungan belajar yang lebih fleksibel, aman, dan adaptif terhadap kebutuhan individu. Dari aspek sosial, teknologi memperluas ruang interaksi dan kolaborasi melalui pembelajaran daring, komunitas belajar digital, serta paparan terhadap konteks autentik penggunaan bahasa Arab. Hal ini memperkuat kompetensi komunikatif, kesadaran sosial-budaya, dan kemampuan bekerja sama peserta didik. Namun demikian, implementasi teknologi dalam pembelajaran bahasa Arab juga menghadapi sejumlah tantangan, seperti kesenjangan infrastruktur, literasi digital guru, serta keterbatasan konten kontekstual berbasis budaya lokal. Oleh karena itu, integrasi teknologi perlu dilakukan secara terencana, humanistik, dan berorientasi pada pengembangan peserta didik secara utuh. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan pembelajaran bahasa Arab yang efektif, inklusif, dan relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.