Pengaruh Intensitas Penggunaan Gadget Terhadap Interaksi Belajar Siswa SDN 1 Kidangbang
Keywords:
Intensitas Penggunaan Gadget, Interaksi Belajar, Social Cognitive Theory, Siswa Sekolah Dasar, Regresi Linear SederhanaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh intensitas penggunaan gadget terhadap interaksi belajar siswa di SDN 1 Kidangbang. Berlatar belakang fenomena digitalisasi Generasi Alpha dan penurunan interaksi kelas, studi kuantitatif eksplanatori ini melibatkan
54 siswa kelas 5 dan 6 yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan via kuesioner, observasi, serta dokumentasi, lalu dianalisis dengan regresi linear sederhana. Instrumen terbukti valid dan reliabel, serta data berdistribusi normal. Hasil regresi menghasilkan persamaan Y = 16,083 − 0,080X dengan nilai t-hitung sebesar -0,621 (Sig. = 0,538) dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,007, sehingga H0 diterima dan Ha ditolak. Secara statistik, tidak terdapat pengaruh signifikan intensitas penggunaan gadget terhadap interaksi belajar, dengan kontribusi variabel hanya 0,7% sementara 99,3% dipengaruhi faktor lain. Melalui Social Cognitive Theory (konsep Triadic Reciprocal Determinism), temuan ini menunjukkan bahwa hubungan antara lingkungan, personal, dan perilaku bersifat resiprokal, sehingga ketiadaan pengaruh langsung tidak menafikan peran gadget dalam dinamika interaksi belajar.
References
Abdullah, S. M. (2019). Social cognitive theory: A Bandura thought review published in 1982–2012. Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi, 18(1), 85–100.
Amri, M. I. U., Bahtiar, R. S., & Pratiwi, D. E. (2020). Dampak penggunaan gadget terhadap kemampuan interaksi anak sekolah dasar pada situasi pandemi Covid-19. Trapsila: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(2), 14–23. https://doi.org/10.30742/tpd.v2i2.933
Ansani, & Samsir, H. M. (2022). Teori pemodelan Bandura. Jurnal Multidisiplin Madani, 2(7), 3067–3080.
Ardiansyah, Risnita, Jailani, M. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1-9.
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2023). Survei penetrasi dan perilaku internet 2023. APJII.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik telekomunikasi Indonesia 2022. BPS.
Daruhadi, G., & Sopiati, P. (2024). Pengumpulan data penelitian. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(5), 5423-5443.
Fendrik, M., Putri, D. F., Pebriana, P. H., Sidik, G. S., & Ramadhani, D. (2022). Analisis kecenderungan gaya belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(3), 793–809.
Gaspar, N. A., Waworundeng, W., & Kumayas, N. (2023). Efektivitas Pelayanan Publik Berbasis Aplikasi Bitung Digital City (DC) Di Kecamatan Madidir Kota Bitung. Jurnal Governance, 3(1), 1–9.
Hafizah, N. (2023). Media pembelajaran digital generasi Alpha era Society 5.0 pada kurikulum merdeka. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 7(4), 1675–1688.
Halza, K. E., Hilalludin, H., & Haironi, A. (2024). An in-depth look at the challenges in managing portrait Islamic boarding schools and future prospects. World Journal of Islamic Learning and Teaching, 1(2), 19-30.
Hilalludin, H. (2025). Anak muda, media sosial, dan agama yang cair: Fenomenologi hijrah digital di Indonesia. Al-Bayan: Jurnal Hukum Dan Ekonomi Islam, 5(1), 40-54.
Hilalludin, H., & Althof, G. (2024). Perbedaan tingkat kematangan sosial antara santri pondok pesantren modern dan tradisional. Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah, 2(3), 201-208.
Hilalludin, H., & Haironi, A. (2024). Nilai-nilai perjuangan pendidikan karakter Islam KH Abdullah Sa’id. Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 2(3), 283-289.
https://doi.org/10.55927/mudima.v2i7.692
IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 24-36.
Jabar, R. A. (2025). Teori belajar sosial Albert Bandura dan konstruktivisme sosial Lev Vygotsky dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 5(12), 6. https://doi.org/10.17977/um065.v5.i12.2025.6
Limnata, R. B., Hilalludin, H., & Haironi, A. (2024). Kompetensi kepribadian dan bahasa santun guru pendidikan agama Islam. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3(3), 147-159.
Noormiyanto, F. (2018). Pengaruh Intensitas Anak Mengakses Gadget Dan Tingkat Kontrol Orangtua Anak Terhadap Interaksi Sosial Anak SD Kelas Tinggi Di SD 1 Pasuruhan Kidul Kudus Jawa Tengah. Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-An, 5(1), 91–102. https://doi.org/10.31316/esjurnal.v5i1.607
Nurmala, N. (2024). Pengaruh Intensitas Menggunakan Smartphone Dan Interaksi Sosial Terhadap Perilaku Phubbing Pada Remaja. JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 3(2).
Rini, N. M., Pratiwi, I. A., & Ahsin, M. N. (2021). Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perilaku Sosial Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Education: Jurnal Pendidikan Indonesia, 7(3), 1236–1241. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i3.1379
Siregar, R., & Nurhidayah, S. (2020). Penggunaan gadget dan interaksi sosial siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Sosial, 6(2), 90–98.
Soesana., dkk. (2023). Metadologi Penelitian Kuantitatif. Yayasan Kita Menulis. Suriani, N., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Konsep Populasi dan Sampling Serta Pemilihan Partisipan Ditinjau Dari Penelitian Ilmiah Pendidikan.
Waruwu, M. (2023). Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910.




