Integrasi Epistemologi Islam dan Ilmu Linguistik dalam Kajian Bahasa Arab Modern
Kata Kunci:
Epistemologi Islam, Linguistik Modern, Kajian Bahasa ArabAbstrak
Kajian bahasa Arab modern sering kali memanfaatkan pendekatan linguistik kontemporer tanpa mempertimbangkan kerangka epistemologi Islam yang menjadi fondasi historis dan konseptualnya. Pemisahan ini menyebabkan analisis bahasa Arab terutama terhadap teks keagamaan kehilangan orientasi nilai, makna spiritual, serta tujuan komunikatif yang menjadi inti epistemologi Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana epistemologi Islam yang mencakup konsep bayān, dalālah, maqāṣid al-kalām, serta struktur sumber pengetahuan Islam (wahyu, akal, dan pengalaman) dapat diintegrasikan dengan teori dan metode linguistik modern seperti semantik struktural, pragmatik, analisis wacana, dan sintaksis kontemporer. Dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini menemukan bahwa epistemologi Islam dapat menjadi kerangka nilai dan orientasi makna, sedangkan linguistik modern berfungsi sebagai perangkat analisis ilmiah untuk memahami struktur dan penggunaan bahasa Arab. Integrasi keduanya menghasilkan pendekatan kajian yang lebih komprehensif, kontekstual, dan relevan untuk memahami teks Arab klasik maupun modern. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi epistemologi Islam dan linguistik modern tidak hanya memperkaya metodologi kajian bahasa Arab, tetapi juga membuka kemungkinan lahirnya paradigma linguistik Islam yang lebih sistematis dan menyeluruh.