Semantik (Dalalah) Sebagai Sebuah Disiplin IlmuKajian Linguistik Diakronik

Authors

  • Puji Sumeh Pangestu Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia Penulis
  • Fajar Lazuardi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia Penulis
  • Amarullah Amarullah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia Penulis

Keywords:

Semantik, Dalālah, Makna Bahasa, Linguistik, Konteks

Abstract

Ilmu semantik atau ‘ilm ad-dalālah merupakan salah satu cabang utama dalam linguistik yang mengkaji makna bahasa, baik pada tataran kata, frasa, klausa, kalimat, maupun dalam hubungannya dengan konteks penggunaan bahasa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep semantik, sejarah perkembangannya, objek kajiannya, serta hubungannya dengan disiplin ilmu linguistik dan nonlinguistik lainnya. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai sumber klasik dan modern yang relevan dengan kajian semantik, baik dari tradisi Arab-Islam maupun Barat. Hasil kajian menunjukkan bahwa semantik memiliki akar historis yang kuat dalam tradisi keilmuan Arab-Islam, terutama melalui kajian Al-Qur’an, balaghah, dan ushul fiqh yang menekankan relasi antara lafaz dan makna. Tokoh-tokoh seperti Sibawaih, Ibnu Jinni, al-Farabi, dan Abdul Qahir al-Jurjani memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan teori makna. Di sisi lain, tradisi Barat juga berperan penting dalam mematangkan semantik sebagai disiplin ilmiah, khususnya melalui pemikiran Michel Bréal, Ferdinand de Saussure, dan Noam Chomsky. Objek kajian semantik mencakup makna denotatif dan konotatif, relasi leksikal seperti sinonimi, antonimi, polisemi, dan hiponimi, serta makna dalam struktur kalimat dan konteks pragmatik. Kajian ini menegaskan bahwa semantik bersifat interdisipliner karena berkaitan erat dengan fonologi, morfologi, sintaksis, pragmatik, semiotika, serta bidang filsafat dan psikologi bahasa. Dengan demikian, semantik berperan penting dalam memahami bahasa sebagai sistem makna dan sebagai sarana utama komunikasi manusia.

Published

2026-04-05

How to Cite

Semantik (Dalalah) Sebagai Sebuah Disiplin IlmuKajian Linguistik Diakronik. (2026). Qawa’id: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab, 2(01), 01-16. https://risetcendikia.com/index.php/jurnal-qowaid/article/view/176

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 18

You may also start an advanced similarity search for this article.