Peran Subjektivitas Sejarawan Dalam Penulisan Sejarah

Authors

  • Syahdino Sahdana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Author
  • Musafir Pabbabari Universitas Islam Negri Alauddin Makassar Author

Keywords:

Subjektivitas, Sejarawan, Sejarah

Abstract

Sejarah bukanlah sekadar kumpulan fakta masa lalu yang bersifat netral, melainkan hasil konstruksi intelektual yang dibentuk melalui interaksi antara sejarawan dan sumber-sumber sejarah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data penelitian diperoleh melalui penelusuran berbagai jurnal internasional terindeks Scopus, buku, artikel ilmiah, dan dokumen akademik yang relevan dalam rentang sepuluh tahun terakhir. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan pendekatan deskriptif-kritis.  Hasil penelitian menujukkan bahwa peran subjektivitas sejarawan dalam penelitian sejarah adalah hal yang tak terelakkan namun perlu dikendalikan secara ilmiah. Sejarawan ideal bukanlah yang meniadakan subjektivitasnya, tetapi yang menyadarinya, mengendalikannya, dan memanfaatkannya untuk mencapai pemahaman sejarah yang lebih dalam, jujur, dan bermakna bagi kehidupan manusia masa kini. Sejarah yang baik bukanlah sejarah yang sepenuhnya objektif, melainkan sejarah yang berani jujur terhadap keterlibatan manusia di dalamnya.

Downloads

Published

2026-10-28

How to Cite

Peran Subjektivitas Sejarawan Dalam Penulisan Sejarah. (2026). Luxfia: Journal of Multidisciplinary Research, 1(02), 157-173. https://risetcendikia.com/index.php/journal-luxfia/article/view/321
Google Scholar
Metrics & Citations
Indexed
Track citations and scholarly impact of this article directly on Google Scholar.
Search on Google Scholar