Peran Subjektivitas Sejarawan Dalam Penulisan Sejarah
Keywords:
Subjektivitas, Sejarawan, SejarahAbstract
Sejarah bukanlah sekadar kumpulan fakta masa lalu yang bersifat netral, melainkan hasil konstruksi intelektual yang dibentuk melalui interaksi antara sejarawan dan sumber-sumber sejarah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data penelitian diperoleh melalui penelusuran berbagai jurnal internasional terindeks Scopus, buku, artikel ilmiah, dan dokumen akademik yang relevan dalam rentang sepuluh tahun terakhir. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan pendekatan deskriptif-kritis. Hasil penelitian menujukkan bahwa peran subjektivitas sejarawan dalam penelitian sejarah adalah hal yang tak terelakkan namun perlu dikendalikan secara ilmiah. Sejarawan ideal bukanlah yang meniadakan subjektivitasnya, tetapi yang menyadarinya, mengendalikannya, dan memanfaatkannya untuk mencapai pemahaman sejarah yang lebih dalam, jujur, dan bermakna bagi kehidupan manusia masa kini. Sejarah yang baik bukanlah sejarah yang sepenuhnya objektif, melainkan sejarah yang berani jujur terhadap keterlibatan manusia di dalamnya.
