Kurikulum Merdeka Belajar

Authors

  • Muh Zaedul Khaer Universitas Islam Negri Mas Raden Said Surakarta, Indonesia Penulis
  • Rustam Ibrahim, M.Si Universitas Islam Negri Mas Raden Said Surakarta, Indonesia Penulis

Keywords:

Kurikulum Merdeka, kemandirian belajar, pendidikan karakter, student autonomy, pembelajaran berdiferensiasi.

Abstract

Kurikulum Merdeka hadir sebagai kebijakan transformasi pendidikan yang bertujuan menciptakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, fleksibel, dan relevan dengan tuntutan abad ke-21. Namun, berbagai penelitian terdahulu lebih banyak menyoroti aspek implementasi kurikulum, kesiapan guru, dan peningkatan capaian akademik, sementara kajian mengenai hubungan antara kebebasan belajar dengan pembentukan karakter dan tanggung jawab peserta didik masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan kemandirian belajar sekaligus memperkuat karakter peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka berhasil mengubah paradigma pembelajaran dari teacher centered learning menjadi student centered learning melalui pembelajaran berdiferensiasi, proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dan peningkatan partisipasi aktif peserta didik. Temuan penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan kemandirian belajar, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta tanggung jawab sosial peserta didik. Namun demikian, penelitian ini menemukan bahwa kebebasan belajar yang menjadi karakteristik utama Kurikulum Merdeka berpotensi menimbulkan penurunan disiplin akademik pada peserta didik yang memiliki regulasi diri rendah. Novelty penelitian ini terletak pada temuan bahwa efektivitas Kurikulum Merdeka tidak hanya ditentukan oleh pemberian kebebasan belajar, tetapi juga oleh integrasi antara student autonomy, self-regulated learning, dan pendidikan karakter. Dengan demikian, keberhasilan Kurikulum Merdeka memerlukan keseimbangan antara fleksibilitas pembelajaran dan penguatan karakter peserta didik secara berkelanjutan.

References

Annisha, D. (2024). Integrasi penggunaan kearifan lokal (local wisdom) dalam proses pembelajaran pada konsep kurikulum merdeka belajar. Jurnal Basicedu, 8(3), 2108–2115.

Ansori, M. (2025). Transformasi Kurikulum PAI di Era Merdeka Belajar: Antara Tantangan dan Peluang: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(2), 7567–7577.

Ardiansyah, A., Sagita, F., & Juanda, J. (2023). Assesmen dalam kurikulum merdeka belajar. Jurnal Literasi Dan Pembelajaran Indonesia, 3(1), 8–13.

Hidayat, H., & Hilalludin, H. (2024). Hak, Kewajiban, dan Tanggung Jawab Guru dalam Pendidikan Indonesia. Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa, 2(3), 179–186.

Hilalludin, H. (2026). The Educational Values Of The Ngayah Tradition And Emotional Intelligence In Shaping Interpersonal Relationships In Balinese Society. ARSEN: Jurnal Penelitian Pendidikan, 3(2), 83–93.

Hilalludin, H., Alfi, L., & Nisa, Z. (2025). Penerapan Praktik Anti Riba dalam Keuangan Islam: Studi Kasus di PT KRTABA Lombok Timur. Journal of Islamic Economics, 2(1), 8–17.

Hilalludin, H., & Haironi, A. (2024). Nilai-nilai Perjuangan Pendidikan Karakter Islam KH Abdullah Sa’id. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 2(3), 283–289.

Hilalludin, H., & Khaer, S. (2025). Dinamika Kajian Sastra Hadits: Priode Kelisanan hingga Digitalisasi. Al-Mustaqbal: Jurnal Agama Islam, 2, 189–201.

Hilalludin, H., & Sugari, D. (2026). Peran Guru PAI dalam Membentuk Kesadaran Beragama Siswa di Era Media Sosial. An-Nuriyah: Journal of Islamic Technology and Informatics Education, 2(02), 236–248.

Hilalludin, H., Sugari, D., Mustakfibillah, M., & Maryani, E. D. (2025). Peran Modal Sosial dalam Membangun Ketahanan Masyarakat pada Era Post-Pandemi. SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(03), 15–29.

Kause, D. H., Nubatonis, B. E., Faot, F., & Dos Santos, J. (2025). Evaluasi Kurikulum Merdeka Belajar: Tantangan dan Peluang dalam Implementasi di Sekolah Menengah Pertama. ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru, 2(1), 50–64.

Musyaffa, R., Hilalludin, H., & Haironi, A. (2024). Korelasi Hadits Kebersihan dengan Pendidikan Karakter Anak di TA/TK Miftahussalam. Journal of International Multidisciplinary Research, 2(6), 1–10.

Nafi’ah, J., Faruq, D. J., Mutmainah, S., Widyawati, M. W., & Fiqrizzakiyah, N. (2023). Karakteristik pembelajaran pada kurikulum merdeka belajar di madrasah ibtidaiyah. Auladuna: Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 5(1), 1–12.

Oktavia, T. A., Maharani, D., & KHOIRUL, Q. (2022). Problematika penerapan kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran matematika di SMK Negeri 2 Pacitan. PROBLEMATIKA PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMK NEGERI 2 PACITAN.

Purwowidodo, A., & Zaini, M. (2023). Teori dan praktik model pembelajaran berdiferensiasi implementasi kurikulum merdeka belajar. Yogyakarta: Penebar Media Pustaka, 65.

Qurniawati, D. R. (2023). Efektivitas Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar. Proceeding Umsurabaya.

Rahmadhani, P., Widya, D., & Setiawati, M. (2022). Dampak transisi kurikulum 2013 ke kurikulum merdeka belajar terhadap minat belajar siswa. JUPEIS: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 1(4), 41–49.

Rahman, R., & Fuad, M. (2023). Implementasi kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. DISCOURSE: Indonesian Journal of Social Studies and Education, 1(1), 75–80.

Sagala, M. Y. S. (2025). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(1), 455–466.

Sayekti, S. P. (2022). Systematic literature review: Pengembangan asesmen pembelajaran kurikulum merdeka belajar tingkat Sekolah Dasar. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(1), 22–28.

Sugari, D., Agustiar, A., Shodikin, E. N., Hilalludin, H., & Wahyuni, A. (2025). Strategi Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dalam Membangun Budaya Positif. El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah, 1(01), 14–25.

Suryani, N., Muspawi, M., & Aprillitzavivayarti, A. (2023). Implementasi kurikulum merdeka belajar di sekolah penggerak. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(1), 773–779.

Susilowati, E. (2022). Implementasi kurikulum merdeka belajar pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Al-Miskawaih: Journal of Science Education, 1(1), 115–132.

Tasya, N. A. (2025). Pengembangan kurikulum berbasis kontekstual untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 1(01).

Triyuni, D., Aslan, A., & Astaman, A. (2025). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Di SDN 17 Sungai Puguk Kecamatan Sambas Tahun Pelajaran 2023/2204. HUMANITIS: Jurnal Homaniora, Sosial Dan Bisnis, 2(7), 1537–1545.

.

Downloads

Published

2026-06-19

How to Cite

Kurikulum Merdeka Belajar. (2026). Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 2(02), 168-183. https://risetcendikia.com/index.php/jurnal-arruhul-ilmi/article/view/334

Similar Articles

41-48 of 48

You may also start an advanced similarity search for this article.