Kontribusi Industri Produk Halal Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat: Kajian Literatur Sistematis 2010-2024
Keywords:
industri halal; pemberdayaan UMKM; sertifikasi halal; makanan dan minuman; kosmetik halal; systematic literature reviewAbstract
Industri produk halal di Indonesia tengah mengalami pertumbuhan yang pesat dan memiliki potensi transformatif dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kajian ini bertujuan menganalisis dan mensintesis secara sistematis bukti-bukti ilmiah mengenai kontribusi industri halal dengan fokus pada sektor makanan dan minuman serta kosmetik terhadap pemberdayaan ekonomi UMKM dan komunitas lokal di Indonesia selama periode 2010–2024. Menggunakan pendekatan hybrid PRISMA-guided systematic literature review (SLR) yang diperkaya analisis bibliometrik, kajian ini menyeleksi dan menganalisis 45 referensi dari jurnal terindeks Scopus, Web of Science, SINTA, dan dokumen kebijakan pemerintah. Temuan menunjukkan bahwa sertifikasi halal yang diterbitkan BPJPH berpengaruh positif terhadap omzet, akses pasar, dan kepercayaan konsumen pada UMKM terutama di sektor makanan dan minuman. Di sektor kosmetik, pertumbuhan pasar yang mencapai USD 4,19 miliar pada 2022 membuka ruang pemberdayaan bagi UMKM kosmetik lokal, meski tantangan bahan baku impor dan keterbatasan teknologi masih menjadi hambatan struktural utama. Kajian ini mengintegrasikan tiga kerangka teoritis Empowerment Theory, Resource-Based View, dan Institutional Theory dalam satu model ekosistem halal inklusif. Novelty kajian ini terletak pada sintesis terpadu dua sektor halal strategis dalam satu kerangka pemberdayaan, serta identifikasi tujuh celah riset yang belum dijawab literatur sebelumnya. Disimpulkan bahwa kontribusi industri halal terhadap pemberdayaan UMKM bersifat nyata namun tidak otomatis, melainkan sangat bergantung pada kualitas implementasi halal value chain, literasi pelaku usaha, dan dukungan ekosistem yang inklusif.
